Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hud

Hud ayat 114

Gambar
  “Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”. (Hud : 114)   Diriwayatkan oleh As-Syaikhani dari Ibnu Mas’ud : bahwa seorang laki-laki setelah mencium seorang Wanita, datang menghadap kepada Rasulullah SAW menerangkan peristiwa itu. Maka Allah menurunkan ayat ini (Surat Hud ayat 114) yang menegaskan dosa itu dapat diampuni Allah dengan melaksanakan shalat 5 waktu. Kemudian orang itu berkata: “Apakah ini hanya berlaku bagi orang sekarang saja?” Nabi menjawab: “Untuk semua umatku”. Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan lainnya yang bersumber dari Abil Yasar : bahwa Abil Yasar kedatangan seorang Wanita yang membeli kurma. Ia berkata: “Di rumahku ada kurma yang lebih baik dari ini”. Maka masuklah Wanita itu bersamanya dan ia rangkul Wanita itu serta menciumnya. Se...

Hud ayat 8

Gambar
  “Dan sesungguhnya jika Kami undurkan azab dari mereka sampai kepada suatu waktu yang ditentukan. niscaya mereka akan berkata: "Apakah yang menghalanginya?" lngatlah, diwaktu azab itu datang kepada mereka tidaklah dapat dipalingkan dari mereka dan mereka diliputi oleh azab yang dahulunya mereka selalu memperolok-olokkannya”. (Hud : 8) Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Qatadah. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu Juraij : bahwa Ketika turun ayat “iqtaraba linnasi hisabuhum” (surah Al Anbiya ayat 1) berkatalah orang-orang: “Sesungguhnya saat (kiamat) telah dekat, maka berhentilah kalian dari perbuatan menipu. Kemudian mereka berhenti sebentar, dankembali melakukan tipu dayanya yang lebih jahat lagi. Maka turunlah ayat ini (Surah Hud ayat 8) sebagai ancaman terhadap perbuatan mereka.

Hud ayat 5

Gambar
“Ingatlah, sesungguhnya (orang munafik itu) memalingkan dada mereka untuk menyembunyikan diri daripadanya (Muhammad). Ingatlah, di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka lahirkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati” . (Hud : 5)   Diriwayatkan oleh Al-Bukhari yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa pada waktu itu banyak orang-orang yang malu apabila tidur terlentang, dan malu bercampur dengan istrinya. Maka turunlah ayat ini (surah Hud ayat 5) berkenaan dengan mereka. Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan lainnya yang bersumber dari Abdullah bin Syadad : bahwa kaum munafikin apabila bertemu dengan Nabi SAW memalingkan mukanya dan membalikkan badannya agar tidak terlihat oleh Nabi karena malunya. Maka turun ayat ini (surat Hud ayat 5) yang menegaskan bahwa Allah Maha Mengetahui atas segala yang mereka sembunyikan.