Postingan

Menampilkan postingan dengan label Maryam

Maryam ayat 96

Gambar
  “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih saying”. (Maryam : 96)   Diriwayatkan oleh Ibnu jarir yang bersumber dari Abdurrahman bin Auf : bahwa Ketika Abdurrahman bin Auf berhijrah ke Madinah merasa dirinya kesepian karena berpisah dengan para sahabatnya di Makkah yaitu Syaibah bin Rabi’ah, Utbah bin Rabi’ah, dan Umayyah bin Khalaf. Maka Allah menurunkan ayat ini (surat Maryam ayat 94), Abdurahman berkata: “Maksudnya adalah kasih sayang di hati orang-orang mukmin”.

Maryam ayat 77

Gambar
  “Maka apakah kamu telah melihat orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami dan ia mengatakan: "Pasti aku akan diberi harta dan anak". (Maryam : 77)   Diriwayatkan oleh As-Syaikhani dan lainnya yang bersumber dari Khabab bin Arat : bahwa Khabab bin Arat datang kepada Al-‘Ashi bin Wa’il As-Sahmi untuk menagih haknya, akan tetapi dijawab: “Aku tidak akan memberikan kepadamu sebelum engkau kufur kepada Muhammad”. Khabab menjawab: “Apakah tidak akan engkau berikan sampai engkau mati dan dibangkitkan kembali?”. Ia berkata: “Apakah aku akan mati kemudian dibangkitkan lagi?”. Khabab menjawab: “Benar”. Ia berkata: “Kalau demikian, aku akan membayarnya kelak disana, karena disana aku akan mempunyai harta dan anak”. Ayat ini (surat Maryam ayat 77) turun berkenaan dengan peristiwa itu.

Maryam ayat 64

Gambar
  “Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nya-lah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa”. (Maryam : 64)   Diriwayatkan oleh Al-Bukhari   yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa Rasulullah SAW bertanya kepada Jibril: “Apa yang mengahalangimu untuk berziarah kepadaku lebih sering daripada yang biasa engkau lakukan?”. Maka turunlah ayat ini (Surat Maryam ayat 64) yang menegaskan bahwa Jibril turun kepada Muhammad hanyalah atas perintah Allah SWT.   Diriwayatkan oleh Ibnu AbiHatim yang bersumber dari Ikrimah : bahwa Jibril tidak turun membawa wahyu selama empat puluh hari. Selanjutnya dalam Riwayat ini dikemukakan cerita sebagaimana yang tercantum dalam Riwayat Al-Bukhari tersebut di atas.   Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa Nabi SAW bertanya kepada Jibril: “Kedudukan manakah yangl...