Postingan

Menampilkan postingan dengan label Al-An'am

Al-An'am ayat 141

Gambar
"Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin) dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan" . (Al-An'am : 141) Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Abil Aliah : Bahwa orang-orang menghambur-hamburkan hasil panennya, tapi tidak mengeluarkan zakatnya, dan hidup berfoya-foya. Maka turunlah ayat ini (Al-An'am ayat 141) sebagai perintah untuk mengeluarkan zakat pada hari panennya". (Al-Anam : 141) Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu Juraij : Bahwa ayat ini (Al-Anam ayat 141) turun berkenaan dengan Tsabit bin Qais bin Syammas yang menuai buah kurm...

Al-An'am ayat 122

Gambar
"Apakah orang-orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan" . (Al-An'am : 122) Diriwayatkan oleh Abus-Syeikh yang bersumber dari Ibnu Abbas, diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Adl-Dlahhak : Bahwa turunnya ayat ini (Al-An'am ayat 122) berkenaan dengan Umar dan Abu Jahl.

Al-An'am ayat 118-121

Gambar
“Karena itu makanlah sesuatu (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya”. ( Al-An’am : 118 ) “Mengapa kamu tidak mau memakan binatang-binatang yang halal yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, padahal Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya? Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar-benar hendak menyesatkan orang lain dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas”. ( Al-An’am : 119 ) “Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan perbuatan mereka”. ( Al-An’am : 120 ) “Dan janganlah kamu memakan sesuatu yang halal yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya se...

Al-An'am ayat 109-111

Gambar
“Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan segala kesungguhan bahwa sungguh jika datang kepada mereka sesuatu mukjizat, pastilah mereka beriman kepada-Nya. Katakanlah: “Sesungguhnya mukjizat itu hanya berada di sisi Allah”. Kamu tidak tahu bahwa mereka tidak akan beriman apabila datang mukjizat itu” . ( Al-An’am : 109 ) “Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka sebagaimana mereka tidak beriman kepadanya (Al-Quran) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat” . ( Al-An’am : 110 ) “Kalau sekiranya Kami turunkan Malaikat-Malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula) segala sesuatu ke hadapan mereka, niscaya mereka tidak (juga) akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui” . ( Al-An’am : 111 ) Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Muhammad bin Ka’ab Ad-Qurazhi : bahwa orang-orang Quraisy berkata kepada Ra...

Al-An’am ayat 108

Gambar
“Dan janganlah kamu memaki-maki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada tuhan merekalah kembali, lalu Dia memberikan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan” ( Al-An’am ayat 108) Diriwayatkan oleh Abdurrazaq, dari Ma’mar yang bersumber dari Qatadah : bahwa kaum Muslimin pada waktu itu suka mencaci maki berhala kaum kafir, sehingga kaum kafir itu mencaci maki Allah. Maka Allah menurunkan ayat ini (Al-An’am ayat 108) sebagai larangan mencaci maki apa-apa yang disembah oleh kaum kafir

Al-An’am ayat 94

Gambar
“ Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu, dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafaat yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah)” . (Al-An’am : 94) Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan lainnya yang bersumber dari ‘Ikrimah : bahwa Nadlr bin Al-Harts berkata: “Latta dan ‘Uzza yang akan memberi syafaat kepadaku”. Maka turunlah ayat ini (Al-An’am ayat 94) sampai kata "Syuraka" , sebagai keterangan bahwa di hari akhir manusia akan mendapatkan Tuhan tanpa mendapat bantuan dari siapa pun termasuk apa-apa yang mereka banggakan sebagai tuhan.

Al-An'am ayat 93

Gambar
“Dan siapakah yang lebih dzalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah dan orang yang berkata: “Telah diwahyukan kepada saya”, padahal tidak ada diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang yang berkata: “Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah”. Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat diwaktu orang-orang yang dhalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sambil berkata): Keluarkanlah nyawamu, di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya” . (Al-An’am : 93) Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ‘Ikrimah : bahwa ayat “ waman adhlamu min maniftara ‘alallahi kadziban, au qala uhiya ilayya walam yuha ilaihi syaiun ”. (Al-An’am ayat 93) turun berkenaan dengan Musailamah Al-Kadzab. Dan ayat “ waman qala saunzila mitsla ma anzalallah ” (kel...

Al-An'am ayat 91

Gambar
“Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya dikala mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia”. Katakanlah: “Siapakah yang menurunkan Kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, yang kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebahagian besarnya padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)?”. Katakanlah: “Allahlah (yang menurunkannya)”, kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al-Quran kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya”. ( Al-An’am : 91 ) Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa’ad bin Jubair (Hadis ini mursal). Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ‘Ikrimah. Dan demikian juga hadis ini telah dikemukakan dalam menerangkan sebab turunnya surat An-Nisa ayat 163 : bahwasanya seorang pendeta gemuk dari kaum Yahudi bernama...

Al-An'am ayat 82

Gambar
“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kelaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan, dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat pimpinan” . (Al-An’am : 82) Diriwayatkan oleh Ibnu abi Hatim dari ‘Ubaidillah bin Zuhr yang bersumber dari Bakr bin Sawadah : bahwa seorang musyrik menyerang seorang muslim dan membunuhnya, kemudian menyerang muslim lainnya dan membunuhnya pula, lalu menyerang yang lainnya lagi serta membunuhnya pula, kemudian ia bertanya kepada Nabi SAW ‘Apakah diterima Islamnya setelah pembunuhannya tadi?’ Rasulullah SAW menjawab: “Ya”. Kemudian ia memukul kudanya dan menyerbu pihak musuh Islam serta membunuh beberapa orang, kemudian ia sendiri terbunuh. Menurut Bakr bin Sawadah para sahabat menganggap ayat ini (Al-An’am ayat 82) turun berkenaan dengan peristiwa orang itu yang menegaskan bahwa iman seseorang yang tidak dicampuri syirik dijamin keamanannya oleh Allah SWT.

Al-An'am ayat 65-67

Gambar
“Katakanlah: “Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar kamu memahami(nya)” (Al-An’am : 65) “Dan kaummu mendustakannya (azab), padahal azab itu benar adanya. Katakanlah: “Aku ini bukanlah orang yang diserahi mengurus urusanmu” . (Al-An’am : 66) “Untuk tiap-tiap berita (yang dibawa Rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui” . (Al-An’am : 67) Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Zaid bin Aslam : bahwa ketika turun ayat “Qul Huwal qadiru ‘ala an yab’atsa alaikum ‘azaban min fauqiqum” sampai dengan akhir ayat (Al-An’am ayat 65) Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian kembali kafir sesudah aku tiada, dengan menimbulkan pertumpahan darah diantara kalian”. Merek...

Al-An'am ayat 51-55

Gambar
“Dan berilah peringatan dengan apa yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dihimpunkan kepada Tuhannya (pada hari kiamat), sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafaat pun selain dari Allah, agar mereka bertaqwa” . ( Al-An’am : 51 ) “Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaan-Nya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka dan mereka pun tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, maka kamu (tidak berhak) mengusir mereka. (Jika kamu mengusir mereka), niscaya kamu termasuk orang-orang yang zalim” . ( Al-An’am : 52) “Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang kaya itu) berkata: “Orang-orang semacam inikah diantara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?”. (Allah berfirman): “Tidakkah Allah lebih mengetahui ...

Al-An'am ayat 33

Gambar
“Sesungguhnya, Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang dzalim itu mengingkari ayat-ayat Allah”. Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Al-Hakim yang bersumber dari Ali bin Abi Thalib: bahwa Abu Jahal berkata kepada Nabi Saw: “Kami bukan tidak mempercayaimu akan tetapi kami tidak percaya akan apa yang kau bawa”. Maka Allah menurunkan ayat ini (Al-An’am ayat 33) sebagai penjelasan bahwa orang-orang seperti itu tidak perlu disesali, karena hanya orang yang lalim yang menentang ayat-ayat Allah.

Al-An'am ayat 26

Gambar
“Mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al-Qur’an, dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari”. Diriwayatkan oleh Al-Hakim dan lainnya yang bersumber dari Ibnu Abbas: bahwa turunnya ayat ini (Al-An’am ayat 26) berkenaan dengan Abu Thalib yang melarang kaum musyrikin menyakiti Nabi Saw padahal ia sendiri menjauhkan diri dari ajaran Nabi. Ayat ini (Al-An’am ayat 26) menegaskan bahwa perbuatan seperti itu hanya akan mencelakakan dirinya sendiri tanpa disadarinya. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa’id bin Abi Hilal: bahwa ayat ini (Al-An’am ayat 26) turun berkenaan dengan paman-paman Nabi Saw yang berjumlah sepuluh orang yang terang-terangan sangat dekat kepada Nabi, tetapi secara diam-diam mereka merupakan perintang utamanya. Ayat ini (Al-An’am ayat 26) menegaskan bahwa perbuatan seperti itu hanya akan mencelakakan mereka sendiri tanpa disadarinya.

Al-An'am ayat 19 dan 20

Gambar
“Katakanlah : “Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?”. Katakanlah : “Allah menjadi saksi antara aku dan kamu, dan Al-Qur’an ini diwahyukan kepadaku supaya dengannya aku memberi peringatan kepadamudan kepada orang-orang yang sampai Al-Qur’an (kepadanya), apakah sesungguhnya kau mengakui bahwa ada Tuhan-tuhan yang lain disamping Allah?”. Katakanlah : “Aku tidak mengakui”. Katakanlah : “Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)” . (Al-An’am : 19) “Orang-orang yang telah kami berikan kitab kepadanya, m ereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah)” . (Al-An’am : 20) Diriwayatkan oleh Ibnu Ishak dan Ibnu Jarir dan Sa’id atau ‘Ikrimah yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa An-Nahham bin Zaid, Qaurdum bin Ka’ab dan Bahri bin Umair menghadap Rasulullah Saw dan berkata: “Hai Muhammad! Engkau tidak...