Postingan

Menampilkan postingan dengan label Al-Isra

Al-Isra ayat 111

Gambar
  “Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya”. (Al-Isra : 111)   Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Muhammad bin Ka’ab Al-Quradhi : bahwa kaum Yahudi dan Nasrani mempunyai anggapan bahwa Allah berputra, sedang orang Arab beranggapan bahwa Tuhan tidak bersekutu, kecuali sekutu yang dimiliki dan dikuasai-Nya sendiri. Adapun Ash-Shabiun (murtad) dan kaum Majusi beranggapan bahwa Allah akan hina apabila tidak ada pembela dan penjaga-Nya. Maka Allah menurunkan ayat ini (surat Al Isra ayat 111) yang menegaskan bahwa Allah tidak berputra, tidak bersekutu, dan tidak mempunyai pembela ataupun penjaga.

Al-Isra ayat 110)

Gambar
  “Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu". (Al-Isra : 110)   Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih dan lainnya yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa pada suatu hari Rasulullah SAW shalat di Mekah dan berdoa yang kalimatnya antara lain “ Ya Allah! Ya Rahman! ”. Berkatalah kaum musyrikin: “Perhatikanlah orang yang murtad dari agamanya. Ia melarang kita menyeru dua Tuhan dan dia sendiri menyeru dua Tuhan”. Maka turunlah ayat ini (Al Isra ayat 110) yang menjelaskan bahwa Tuhan itu Esa tapi mempunyai nama-nama yang baik.   Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan lainnya yang bersumber dari Ibnu Abbas , diriwayatkan pula oleh Al-Bukhari yang bersumber dari Aisyah (yang menegaskan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan cara berdoa), diriwayatka...

Al-Isra ayat 90-93

Gambar
  “Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dan bumi untuk kami, (Al-Isra : 90) “atau kamu mempunyai sebuah kebun korma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya, (Al-Isra : 91) “atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana kamu katakan atau kamu datangkan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami”. (Al-Isra : 92) “Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah kitab yang kami baca". Katakanlah: "Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?" (Al-Isra : 93)   Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Ibnu Ishak dari seorang alim dari Mesir dari ‘Ikrimah yang bersumber dari Ibnu Abbas : Bahwa Uthbah dab Syaibah anak Rabi’ah, Abu Sufyan bin Harb dan seorang dari Bani Abiddar, Abal Buhturi, Al...

Al-Isra ayat 88

Gambar
  “Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain". (Al-Isra : 88)   Diriwayatkan oleh Ibnu Ishak dan Ibnu Jarir dari Sa’id atau ‘Ikrimah yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa Salam bin Musykam bersama kawannya kaum Yahudi datang menghadap kepada Nabi SAW dan berkata: “Bagaimana kami bisa mengikuti engkau, sedang engkau sendiri telah meninggalkan kiblat kami, dan yang kau bawa tidak teratur rapi seperti Taurat. Turunkanlah kepada kami sebuah kitab yang kami kenal,kalau tidak kami akan mendatangkan kepadamu seperti yang kau bawa”. Maka Allah menurunkan ayat ini (surat Al Isra ayat 88) berkenaan dengan peristiwa tersebut.

Al-Isra ayat 85

Gambar
  “Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit". (Al-Isra : 85)   Diriwayatkan oleh Al-Bukhari yang bersumber dari Ibnu Mas’ud : bahwa Nabi SAW pada suatu hari berjalan di Madinah dengan bertongkat disertai Ibnu Mas’ud, dan lewat di depan segolongan kaum Yahudi. Salah seorang dari mereka berkata: “Mari kita bertanya kepadanya”. Mereka pun berkata: “Cobalah terangkan kepada kami tentang Ruh?”. Nabi SAW berdiri sesaat dan mengangkat kepalanya dan terlihat beliau sedang diberi wahyu. Kemudian bersabda bahwa : “Ar-Ruhu min amri rabbi wama utitum minal ilmi illa qalila ”. Ayat ini (surat Al-Isra ayat 85) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut di atas.   Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa kaum Quraisy berkata kepada kaum Yahudi: “Ajarkan kami sesuatu untuk ditanyakan kepada orang ini (Muhammad)”. Berkatalah orang Yahudi: “Coba tanyak...

Al-Isra ayat 73-76 dan 80

Gambar
  “Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami; dan kalau sudah begitu tentulah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia” . (Al-Isra : 73) “Dan kalau Kami tidak memperkuat (hati)mu, niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka” , (Al-Isra : 74) “kalau terjadi demikian, benar-benarlah Kami akan rasakan kepadamu (siksaan) berlipat ganda di dunia ini dan begitu (pula siksaan) berlipat ganda sesudah mati, dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun terhadap Kami”. (Al-Isra : 75) “Dan sesungguhnya benar-benar mereka hampir membuatmu gelisah di negeri (Mekah) untuk mengusirmu daripadanya dan kalau terjadi demikian, niscaya sepeninggalmu mereka tidak tinggal, melainkan sebentar saja”. (Al-Isra : 76) “Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi E...

Al-Isra ayat 60

Gambar
  “Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: "Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia". Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka”. (Al-Isra : 60)   Diriwayatkan oleh Abu Ya’la yang bersumber dari Ummu Hani, Diriwayatkan pula oleh Ibnul Mundzir yang bersumber dari Hasan : bahwa setelah Rasulullah diisra’kan, Rasulullah ceritakan kejadiannya kepada segolongan kaum musyrikin Quraisy. Akan tetapi mereka mengejek dan memperolok-olokan bahkan mereka meminta bukti. Lalu Rasulullah menerangkan ciri-ciri Baitul Maqdis dan juga menceritakan kafilah yang dilaluinya. Berkata Al-Walid bin Al-Mughirah : “Orang ini tukang sihir”. Maka Allah menurunkan ayat tersebut di atas (Surat Al Isra ayat 60) yang menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sebagai ujian...

Al-Isra ayat 59

Gambar
  “Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu. Dan telah Kami berikan kepada Tsamud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu. Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti”.   (Al-Isra : 59)   Diriwayatkan oleh Al-Hakim dan At-Thabrani dan yang lainnya yang bersumber dari Ibnu Abbas, Diriwayatkan pula oleh At-Thabrani dan Ibnu Marduwaih dengan panjang lebar : bahwa orang-orang Mekah meminta kepada Nabi SAW agar gunung Shafa dijadikan emas dan gunung-gunung Mekah diratakan dijadikan ladang untuk bercocok tanam mereka. Berkatalah Jibril kepada Nabi: “Apakah engkau akan menangguhkan permintaan mereka atau meluluskannya?, Sekiranya engkau meluluskannya dan mereka tetap kufur tentu mereka akan dibinasakan sebagaimana dibinasakannya umat-umat terdahulu”. Nabi menjawa...

Al-Isra ayat 56

Gambar
  “Katakanlah: "Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya". (Al-Isra : 56)   Diriwayatkan oleh Al-bukhari dan lainnya yang bersumber dari Ibnu Mas’ud : bahwa segolongan manusia menyembah jin, kemudian bangsa jin memeluk agama Islam. Walaupun demikian Sebagian orang itu  tetap menyembah jin. Maka Allah menurunkan ayat ini (Surah Al Isra ayat 56) sebagai kecaman terhadap orang-orang yang menyembah pada sesuatu yang tidak berdaya menolong mereka.

Al-Isra ayat 45

Gambar
  “Dan apabila kamu membaca Al Quran niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup” . (Al-Isra : 45)   Diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir yang bersumber dari Ibnu Syihab : bahwa Rasulullah SAW apabila membacakan Al-Quran kepada kaum musyrikin Quraisy dan mengajak mereka kepada Al-Quran, mereka mempermainkannya dengan ucapan: “Hati kami tertutup untuk menerima ajakanmu, telinga kami tersumbat dan antara kami dan kamu terdapat dinding pemisah”.  Berkenaan dengan itu turunlah ayat ini (surat Al Isra ayat 45) yang menegaskan bahwa kaum musyrikin yang seperti mereka akan tertutup hatinya dari petunjuk Allah.

Al-Isra ayat 29

Gambar
  “Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal” . (Al-Isra : 29)   Diriwayatkan oleh Sa’id bin Mansur yang bersumber dari Yasar Abil Hakam : bahwa kepada Rasulullah SAW datang kiriman pakaian katun. Karena beliau seorang yang dermawan maka pakaian itu dibagi-bagikan. Setelah Nabi membagi-bagikannya, datanglah serombongan orang yang meminta bagian, tapi ternyata telah habis. Ayat ini (surah Al Isra ayat 29) turun berkenaan dengan peristiwa itu yang menegaskan bahwa apa yang didapat janganlah dihabiskan seluruhnya.   Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih dan lainnya yang bersumber dari Ibnu Mas’ud : bahwa    seorang anak datang kepada Nabi SAW meminta sesuatu atas suruhan ibunya. Rasulullah menjawab: “Kami tidak punya apa-apa hari ini”. Si anak itu berkata: “Ibuku mengharapkan agar aku diberi pakaian tuan”. Rasulullah membuka baju gamisnya dan menyerahkan...

Al-Isra ayat 28

Gambar
  “Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan yang pantas”. (Al-Isra : 28)   Diriwayatkan oleh Sa’id bin Mansur yang bersumber dari Atha ‘Al-Khurasani : bahwa orang-orang dari Muzainah meminta kepada Rasulullah supaya diberi kendaraan untuk berjihad fisabilillah. Rasulullah menjawab: “Aku tidak mendapatkan lagi kendaraan untuk kamu”. Mereka berpaling dengan air matanya berlinang karena sedih dan mengira bahwa Rasulullah SAW marah kepada mereka. Maka turunlah ayat ini (Surah Al Isra ayat 28) sebagai petunjuk kepada Nabi SAW dalam menolak permohonan supaya dengan lemah lembut.   Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ad-Dhahhak : bahwa turunnya ayat ini (surat Al Isra ayat 28) berkenaan dengan penolakan Nabi SAW terhadap orang miskin yang meminta bantuan.

Al-Isra ayat 26

Gambar
  “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.” (Al-Isra : 26)   Diriwayatkan oleh At-Thabrani dan lainnya yang bersumber dari Abi Sa’id Al-Khudri, demikian juga Ibnu Marduwaih yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa Ketika turun ayat ini (surat Al-isra ayat 26) Rasulullah memberikan tanah di Fadak kepada Fatimah. Keterangan: Menurut Ibnu Katsir, Riwayat ini membingungkan, karena dengan Riwayat ini seolah-olah ayat ini (surat Al-Isra ayat 26) Madaniyah, padahal yang masyhur Makiyyah.

Al-Isra ayat 15

Gambar
  “Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.” (Al-Isra : 15)   Diriwayatkan oleh Ibnu Abdil bar dengan sanad yang  dhaif yang bersumber dari Aisyah : bahwa Khadijah pernah bertanya kepada Rasulullah tentang anak-anak musyrikin. Rasulullah menjawab: “Nasib mereka itu sesuai dengan Nasib orang tuanya (berdasarkan amal perbuatan dan akidah orang tuanya)”. Dan diwaktu Aisyah bertanya tentang hal itu, Rasulullah menjawab: “Allah Maha Mengetahui akan usaha orang tuanya setelah Islam kokoh kuat”. Aisyah bertanya lagi tentang hal itu, maka turunlah ayat ini (Surat Al-Isra ayat 15) sebagai jawaban akan pertanyaan itu, bahwa tiap-tiap orang tidak akan menanggung dosa orang lain...