Postingan

Menampilkan postingan dengan label Al-Anfal

Al-Anfal ayat 75

Gambar
  “Dan orang-orang yang beriman sesudah itu kemudian berhijrah serta berjihad bersamamu maka orang-orang itu termasuk golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” . (Al-Anfal : 75)   Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu Zubair : bahwa seorang muslim telah membuat perjanjian dengan yang lainnya untuk saling waris-mewarisi hartanya. Maka turunlah ayat ini (Surat Al Anfal ayat 75) yang menegaskan bahwa harta waris itu diutamakan diberikan kepada kaum keluarga yang sudah ada ketentuannya.   Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad dari Hisyam bin ‘Urwah yang bersumber dari bapaknya : bahwa Rasulullah SAW menjadikan Zubair bin Awwam dengan Ka’b bin Malik sebagai saudara. Zubair berkata: “Ketika aku melihat Ka’b kena luka parah di peristiwa Uhud, aku berkata bahwa apabila ia gugur maka terputuslah...

Al-Anfal ayat 73

Gambar
  “Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar” . (Al-Anfal : 73)   Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Abus-Syeikh dari As-Suddi yang bersumber dari Abu Malik : bahwa seorang Mukmin bertanya tentang pemberian harta waris kepada anggota keluarga yang termasuk kaum musyrikin. Maka turunlah ayat ini (Surat Al Anfal ayat 73) yang menegaskan bahwa kaum musyrikin selalu saling membantu sesamanya dan kaum muslimin pun harus saling membantu sesamanya. Oleh karena itu kaum muslimin tidak dibenarkan menyerahkan harta waris kepada mereka.

Al-Anfal ayat 70

Gambar
  “ Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu: "Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni kamu". Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ”. (Al-Anfal : 70) Diriwawyatkan oleh At-Thabrani di dalam kitab Al-Ausath yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa Al-‘Abbas berkata: “Demi Allah, ayat ini (Surat Al Anfal ayat 70) turun berkenaan dengan diriku Ketika aku mengingatkan Rasulullah SAW bahwa aku telah masuk Islam dan meminta kembali hartaku sebanyak 20 uqiyah emas yang dalam pertempuran dan mengharap ampunan dari Allah. Sebagai penggantinya Rasulullah memberikan kepadaku dua puluh orang ‘abid yang sekarang memperdagangkan hartaku dengan jujur yang sangat menguntungkan”. Ayat ini (Surat Al Anfal ayat 70) menegaskan bahwa Allah akan memberikan yang lebih baik daripada apa yang telah dirampas kepada tawanan-tawanan yang masuk Isl...

Al-Anfal ayat 67 dan 68

Gambar
  “Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawiyah sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” . (Al-Anfal : 67) “Kalau sekiranya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Allah, niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena tebusan yang kamu ambil”. (Al-Anfal : 68)   Diriwayatkan oleh Ahmad dan lainnya yang bersumber dari Anas : bahwa Nabi SAW bermusyawarah dengan para sahabatnya memperbincangkan hal tawanan Badar. Rasulullah bersabda:  “Sesungguhnya Allah telah memenangkan kalian dan mengalahkan mereka. Bagaimana pendapat kalian mengenai tawanan ini?” Umar berkata: “Ya Rasulallah! Penggallah batang leher mereka”. Rasulullah tidak menerima sarannya itu. Abu Bakar berkata: “Ampunilah mereka dan terimalah dari mereka (tebusan)”. Lalu Rasulullah mengampuni mereka dan menerima fida (tebusan). Kedua ayat ini (surat Al Anfa...

Al-Anfal ayat 65 dan 66

Gambar
  “Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berjihad. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti” . (Al-Anfal : 65) “Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar” . (Al-Anfal : 66)   Diriwayatkan oleh Ishak bin Rahawaih di dalam musnadnya yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa Ketika turun ayat (surat Al-Anfal ayat 65) yang mewajibkan berjihad satu melawan sepuluh, kaum muslimin   merasa keberatan...

Al-Anfal ayat 64

Gambar
  “Hai Nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu” . (Al-Anfal : 64)   Diriwayatkan oleh Al-Bazzar dengan sanad yang dha’if dari ‘ikrimah yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa Ketika Umar masuk Islam kaum musyrikin berkata: “kekuatan kita dengan kekuatan kaum Muslimin telah seimbang sekarang”. Maka turunlah ayat ini (Surat Al-Anfal ayat 64) sebagai penambah semangat Rasulullah dalam menghadapi kaum musyrikin. Diriwayatkan oleh At-Thabrani dan lainnya dari Sa’id bin Jubair yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa Ketika kaum Muslimin telah mencapai jumlah tiga puluh Sembilan orang (laki-laki dan perempuan) dan menjadi empat puluh orang dengan masuk Islamnya Umar, maka turunlah ayat ini (Surat Al-Anfal ayat 64) yang menegaskan bahwa Allah dan orang-orang yang telah beriman, cukup bagimu dalam melawan kaum musyrikin. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dengan sanad sahih yang bersumber dari Sa’id bin Jubair : bahwa setelah ka...

Al-Anfal ayat 58

Gambar
  “Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat”. (Al-Anfal : 58)   Diriwayatkan oleh Abus-Syeikh yang bersumber dari Ibnu Syihab : bahwa Jibril datang kepada Rasulullah SAW dan berkata: “Engkau telah meletakkan senjata, dan tetap berusaha mengajak mereka melaksanakan perdamaian, Allah telah mengizinkan kamu menggempur Bani Quraidhah yang telah mengkhianatimu, maka berangkatlah dan gempurlah mereka”. Turunnya ayat ini (Surat Al-Anfal ayat 58) sebagai izin kepada Rasulullah SAW untuk menggempur orang-orang yang mengkhianati perdamaian.

Al-Anfal ayat 55

Gambar
  “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman”. (Al-Anfal : 55) Diriwayatkan oleh Abus-Syeikh yang bersumber dari Sa’id bin Jubair : bahwa turunnya ayat ini (Surat Al-Anfal ayat 55) berkenaan dengan enam sukuk aum Yahudi yang sangat kufur, diantaranya Ibnu Tabut.

Al-Anfal ayat 48 dan 49

Gambar
  "Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya". (Al-Anfal : 48) "(Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: "Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya". (Allah berfirman): "Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". (Al-Anfal : 49)   Diriwayatkan oleh At-Thabrani di dalam kitab Al-Ausath dengan sanad yang lemah yang bersumber dari Ab...

Al-Anfal ayat 47

Gambar
  “Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya' kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan” . (Al-Anfal : 47)   Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Muhammad bin Ka’ab Al-Qurazhi  : bahwa Ketika kaum Quraisy keluar dari Mekah menuju Badar, mereka berpakaian indah-indah dan dibarengi dengan barisan iringan musik. Maka Allah menurunkan ayat ini (Surat Al-Anfal ayat 47) yang melarang kaum Muslimin berbuat seperti mereka, sombong dan riya’.

Al-Anfal ayat 36

Gambar
  “Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan” (Al-Anfal : 36)   Diriwayatkan oleh Ibnu Ishak yang bersumber dari Az-Zuhri, Muhammad bin Yahya, Ibnu Hibban, Ashim bin ‘Umair, Ibnu Qatadah, dan Husain bin Abdirrahman (dan bersesuaian pula dengan hadits yang bersumber dari Ibnu Abbas) : bahwa ketika orang-orang Quraisy ditimpa kekalahan pada peristiwa Badar dan pulang ke Mekah, Abdullah bin Abi Rabi’ah, Ikrimah bin Abi Jahl dan Shafwan bin Umayyah, tokoh-tokoh Quraisy yang bapak-bapaknya dan anak-anaknya terbunuh di Badar mengadakan pembicaraan dengan Abu Sufyan dan rombongannya. Rombongan Abu Sufyan terdiri dari kaum saudagar yang diselamatkan karena terjadinya pertempuran Badar. Mereka berkata: “Hai golongan Quraisy! Sesungguhnya Muhammad telah menggen...

Al-Anfal ayat 35

Gambar
"Shalat mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Sebab itu rasakanlah azab disebabkan kekafiran itu" . (Al-Anfal : 35) Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Sa'id  : bahwa kaum Quraisy menggangu Nabi SAW yang sedang thawaf di Baitullah sambil bertepuk tangan dan bersiul. Maka turunlah ayat ini  (Surat Al-Anfal ayat 35) sebagai ancaman terhadap perbuatan seperti itu.  Dalam riwayat lain yang diriwayatkan oleh Al-Wahidi yang bersumber dari Ibnu Umar, dikemukakan bahwa kaum Quraisy mengganggu Nabi SAW yang sedang thawaf dengan bertepuk tangan dan bersiul.  Maka turunlah ayat ini (Surat Al-Anfal ayat 35) sebagai ancaman kepada orang-orang yang suka mengganggu kaum muslimin yang sedang beribadah.

Al-Anfal ayat 31 - 34

Gambar
“Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini). Kalau kami menghendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini. (Al-Quran) ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang-orang purbakala”. (Q.S. Al-Anfal : 31) “Dan (ingatlah) ketika (mereka orang-orang musyrik) berkata: “Ya Allah, jika betul (Al-Quran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih”. (Q.S. Al-Anfal : 32) “Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedangkan kamu berada di antara mereka, dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun”. (Q.S. Al-Anfal : 33) “Apa yang ada pada mereka hingga Allah tidak mengazab mereka padahal mereka menghalangi orang untuk (mendatangi) Masjidil haram, padahal mereka bukanlah orang-orang yang berhak menguasainya?. Orang-orang yang menguasai(nya) hanyalah orang-orang yan...

Al-Anfal ayat 30

Gambar
“Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memerjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya”. (Q.S. Al-Anfal : 30) Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas : dikemukakan bahwa ketika segolongan kaum Quraisy dan pembesar dari suku-suku lainnya akan memasuki Darun-Nadwah (balai pertemuan), dihalangi oleh Iblis yang menyaru sebagai seorang yang patut dipertuakan dan dihormati. Ketika melihatnya, mereka bertanya: “Siapakah tuan?”. Dia menjawab: “Saya seorang syeikh dari Najd ingin mendengar apa yang akan dimusyawarahkan oleh kalian (tentang Muhammad) dan ingin menyaksikan permusyawaratan itu. Mudah-mudahan aku dapat menyumbangkan pikiran dan  nasehat”. Mereka pun menyetujuinya dan msuklah bersama mereka. Ia pun berkata: “Bagaimana pandangan kalian tentang Muhammad?”. Salah seorang dari mereka...

Al-Anfal ayat 27

Gambar
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”. (Q.S. Al-Anfal : 27) Diriwayatkan oleh Sa’id bin Manshur dan lainnya yang bersumber dari Abdullah bin Abi Qatadah : bahwa turunnya ayat ini (surat Al-Anfal ayat 27) berkenaan dengan Abu Lubabah bin Abdil Mundzir (seorang Muslim) yang ditanya oleh Bani Quraidhah (yang memusuhi kaum Muslimin) waktu pertempuran Quraidhah tentang pandangan kaum Muslimin terhadap mereka. Abu Lubabah memberi isyarat dengan tangan pada lehernya (maksudnya akan dibunuh). Setelah turunnya ayat ini (surat Al-Anfal ayat 27) Abu Lubabah menyesali perbuatannya karena membocorkan rahasia kaum Muslimin. Ia berkata: “Teriris hatiku sehingga hatiku tidak dapat kugerakkan, karena aku merasa telah berkhianat kepada Allah dan Rasul-Nya. Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan lainnya yang bersumber dari Jabir bin Abdillah ( Hadit...

Al-Anfal ayat 19

Gambar
“Jika kamu (orang-orang musyrikin) mencari keputusan, maka telah datang keputusan kepadamu, dan jika kamu berhenti, maka itulah yang lebih baik bagimu, dan jika kamu kembali, niscaya Kami kembali (pula), dan angkatan tempurmu sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sesuatu bahaya pun, biarpun dia banyak. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang beriman”. (Al-Anfal : 19) Diriwayatkan oleh Alhakim yang bersumber dari Abdullah bin Tsa’labah bin Shair : bahwa Abu Jahl pernah meminta kemenangan kepada Allah ketika pasukannya bertemu dengan pasukan kaum Muslimin. Ia berdoa: “Ya Allah siapa sebenarnya yang memutuskan silaturrahmi, dan datang membawa ajaran yang tidak dikenal, buktikanlah kemusnahannya besok”. Itulah permintaan kemenangan yang disebut Allah di dalam ayat ini (surat Al Anfal ayat 19). Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari ‘Athiyah : bahwa Abu Jahl berdoa: “Ya Allah tolonglah yang paling mulia di antara dua golongan ini, yang paling terhormat di anta...

Al-Anfal ayat 17

Gambar
“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka. Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allahlah yang melempar. (Allah berbuat deikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan yang datang daripada-Nya kepada orang-orang Mukmin, dengan pemberian yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” . (Al-Anfal : 17) Diriwayatkan oleh Alhakim dari Sa’id bin Al-Musayyab yang bersumber dari bapaknya ( Isnadnya shahih hanya gharib ) : dikemukakan bahwa pada waktu peristiwa Uhud, Ubay bin Khalaf bermaksud menyerbu Nabi Saw dan dibiarkan oleh kawan-kawannya yang ada pada waktu itu menyongsong pasukan Rasulullah, akan tetapi dihadang oleh Muslib bin Umair. Rasulullah Saw melihat bagian dada Ubay yang terbuka antara baju dengan topinya lalu ditikam oleh Rasulullah Saw dengan tombaknya, sehingga jatuh rebahlah dari kudanya, tiada mengeluarkan darah akan tetapi putus salah satu tulang rusuknya....

Al-Anfal ayat 9

Gambar
“(ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu (seraya berfirman): “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”. (Al-Anfal : 9) Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi yang bersumber dari Umar bin Khattab: dikemukakan bahwa Nabi Saw melihat kaum musyrikin yang berjumlah seribu orang, sedang sahabat-sahabatnya hanya berjumlah tiga ratus dan beberapa belas orang saja. Beliau pun menghadap kiblat dan mengangkat tangannya memohon kepada Allah dengan rasa sedihnya: “Wahai Tuhan kami kabulkanlah apa yang telah dijanjikan kepadaku. Wahai Tuhan kami, sekiranya Engkau membinasakan Kaum Muslimin, tiada akan ada yang menyembah-Mu lagi di bumi ini”. Tiada henti-hentinya beliau memohon dengan rasa sedihnya dengan mengangkat tangannya sambil menghadap kiblat sehingga jatuh selendangnya. Datanglah Abu Bakar mengambil selendang tadi serta diletakkan kembali di pundaknya dan dirangkulnya dari belaka...

Al-Anfal ayat 5

Gambar
“Sebagaimana Tuhanmu menyuruhmu pergi dari rumahmu dengan kebenaran (pula), padahal sesungguhnya sebagian dari orang-orang yang beriman itu tidak menyukainya” . (Al-Anfal : 5) Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Marduwaih yang bersumber dari Abi Ayyub Al-Anshari; Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu Abbas : dikemukakan bahwa pada waktu Rasulullah mendengar bahwa disaat kafilah yang dipimpin Abu Sufyan telah mendekati ke Madinah dalam perjalanan pulang menuju Mekah, beliau bersabda: “Bagaimana pendapat kalian tentang kafilah itu, mudah-mudahan Allah menjadikan kafilah ini ghanimah bagi kita dan menyelamatkan kita”. Maka berangkatlah mereka menyongsong kafilah tersebut ke luar kota Madinah. Setelah sehari atau 2 hari dalam perjalanan beliau bertanya lagi: “Bagaimana pendapat kalian tentang mereka?”. Sebagian kaum muslimin menjawab: “Kita tidak akan kuat melawan mereka, karena kita bukan hanya menyongsong kafilah Abu Sufyan saja”. Berkatalah Miqdad: “Jangan k...

Al-Anfal ayat 1

Gambar
"Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan (ghanimah). Katakanlah: "Harta rampasan (ghanimah) itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan diantara sesamamu. Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu benar-benar orang yang beriman". (Al-A'raf : 1) Diriwayatkan oleh Abu Daud, An-Nasa'i, Ibnu Hibban dan Alhakim yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa Nabi Saw bersabda: "Barangsiapa yang membunuh (musuh), ia akan mendapat sejumlah bagian tertentu dan barangsiapa yang menawan musuh, ia pun akan mendapat bagian pula". Pada waktu itu orang-orang tua tinggal menjaga bendera, sedang para pemuda maju ke medan jihad menyerbu musuh dan mengangkut ghanimah. Berkatalah orang orang tua kepada para pemuda: "Jadikanlah kami sekitu kalian, karena kami pun turut bertahan dan menjaga tempat kembali kalian". Hal ini mereka adukan kepada Nabi Saw. Maka turunlah ayat ini (surat Al-Anfa...