Postingan

Al-Hijr ayat 47

Gambar
  “Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan” . (Al Hijr : 47)   Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ali bin Husein : bahwa ayat ini (surat Al Hijr ayat 47) turun berkenaan dengan Abu Bakar dan Umar (yang rasa dengkinya dicabut oleh Allah SWT). Ada orang yang bertanya: “Kedengkian apa?”. Ali bin Husain menjawab: “Kedengkian Jahiliyyah yaitu sikap permusuhan antara suku bangsa Bani Taim (Abu Bakar), Bani  Adiy (Umar) dan Bani Hasyim (Ali)”. Ketika Abu Bakar terserang sakit pinggang,Ali memanaskan tangannya ia menghangatkan pinggang Abu  Bakar. Ayat ini (surat  Al Hijr ayat 47) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut.

Al-Hijr ayat 43-46

Gambar
  “Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya” . (Al Hijr : 43) “Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka”. (Al Hijr : 44) “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir)” . (Al Hijr : 45) “(Dikatakan kepada mereka): "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman" (Al Hijr : 46)   Diriwayatkan oleh At-Tsa’labi yang bersumber dari Salman Al-Farisi : bahwa Ketika Salman Al-Farisi mendengar ayat “Wainna jahannama lamau’iduhum ajma’in (surat Al Hijr ayat 43) ia lari selama 3 hari menjauhkan diri dari orang-orang karena takutnya, dengan tidak sadar kemudian ia dibawa kepada Nabi SAW dan ditanya.   Ia menjawab:   “Ya Rasulullah! Dengan turunnya ayat ini (Al Hijr ayat 43) terasa putuslah jantungku”. Maka Allah menurunkan ayat selanjutny...

Al-Hijr ayat 24

Gambar
  “Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada-mu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (daripadamu)”. (Al Hijr : 24)   D iriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan An-Nasai dan Al-Hakim yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa seorang Wanita yangsangat cantik shalat bermakmum kepada Nabi SAW sehingga Sebagian orang maju ke shaf pertama agar tidak dapat melihat Wanita itu, dan sebagiannya lagi mundur ke shaf belakang, sehingga apabila ia ruku’ dapat melihat Wanita tersebut diantara ketiaknya. Maka Allah menurunkan ayat ini (Surah Al Hijr ayat 24) yang menegaskan bahwa Allah Maha Mengetahui maksud orang-orang yang ada di shaf pertama dan di shaf belakang. Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih yang bersumber dari Dawud bin Shaleh : bahwa Dawud bin Shaleh bertanya kepada Sahl bin Hunaif Al-Anshari tentang ayat ini (surah Al Hijr ayat 24), apakah turun berkenaan dengan Jihad Fi sabilillah?. Ia menjawab: “bukan, akan tetapi turun b...

Ibrahim ayat 28 - 29

Gambar
  “Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan?” (Ibrahim : 28) “ yaitu neraka jahannam; mereka masuk kedalamnya; dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman ”. (Ibrahim : 29)   Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ‘Atha’ bin Yasar : bahwa ayat ini (surah Ibrahim ayat 28 dan 29) turun berkenaan dengan tokoh-tokoh Quraisy yang terbunuh di peristiwa Badar. Ayat ini menegaskan bahwa pengorbanan mereka demi kekufurannya telah membinasakan dirinya, kaumnya dan negaranya sendiri,  dan tempatnya di akhirat adalah neraka Jahannam.

Ar-Ra'du ayat 38-39

Gambar
  “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu)”. (Ar Ra’du : 38) “Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh)” . (Ar-Ra’du : 39)   Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Mujahid : bahwa orang-orang Quraisy Ketika turun ayat ini (surat Ar Ra’du ayat 38) berkata : “Kami berpendapat, kalua demikian engkau ini (Muhammad) tidak memiliki apapun dan  segalanya telah selesai”. Maka Allah menurunkan ayat selanjutnya (Surat Ar Ra’du ayat 39) yang menegaskan bahwa memang Allah yang menghapuskan dan menetapakn segala sesuatunya dan Al-Quran sebagai mukjizat Muhammad.

Ar-Ra'du ayat 31

Gambar
  “Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah Al Quran itulah dia). Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji”. (Ar Ra’du : 31)   Diriwayatkan oleh At-Thabrani dan lainnya yang bersumber dari Ibnu Abbas : bahwa kaum Jahiliyyah berkata kepada Nabi SAW :  “Jika benar sebagaimana engkau katakana, perlihatkanlah kepada kami nenek moyang kami yang telah mati terdahulu, agar kami dapat bercakap-cakap dengannya, dan singkirkanlah gunu...

Ar-Ra'du ayat 8 - 13

Gambar
  “Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya”. (Ar Ra’du : 8) “Yang mengetahui semua yang ghaib dan yang nampak; Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi”. (Ar Ra’du : 9) “Sama saja (bagi Tuhan), siapa diantaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari” . (Ar Ra’du : 10) “ Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia”. (Ar Ra’du : 11) “ Dialah Tuhan yang memperlih...